Cegah CIN Sebelum Menjadi Kanker Serviks

Kanker serviks butuh bertahun-tahun untuk tumbuh dari sel sehat ke sel prakanker dan akhirnya sel kanker. Perubahan abnormal sel-sel sebelum kanker inilah yang dikenal dengan sebutan Cervical Intraepithelial Neoplasia (CIN) atau sel prakanker.

Perubahan sel akibat infeksi HPV menjadi CIN, hingga akhirnya menjadi kanker sangat lambat. Proses ini bisa terjadi dalam kurun waktu 10-20 tahun. CIN adalah kondisi pertumbuhan sel abnormal sebelum kanker. Kondisi ini umumnya tidak mengancam kesehatan seseorang secara langsung, tetapi berpotensi berubah menjadi kanker.

Walau risiko sel-sel CIN berubah menjadi kanker tergolong kecil, dokter akan memantau atau menanganinya sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Tujuan pap smear adalah mengidentifikasi tahap ini agar CIN ditangani sebelum sepenuhnya berubah menjadi kanker.

Tingkat perubahan sel abnormal bisa dibagi menurut tingkat keparahannya, yaitu :

  • CIN 1: Kondisi ini terjadi saat perubahan pada sel-sel leher rahim masih sedikit atau tidak terlalu signifikan. Kondisi ini bisa ditangani atau dipantau secara berkala karena sel-sel pada tahap CIN 1 bisa berubah menjadi normal kembali tanpa penanganan medis.
  • CIN 2: Terjadi perubahan yang lebih dari CIN 2, umumnya sel-sel abnormal diangkat oleh dokter.
  • CIN 3: Pada tahap ini perubahan sel sangat abnormal, tetapi belum bersifat kanker. Sel-sel CIN 3 akan diangkat oleh dokter.Cegah Kanker Serviks