Wednesday, 25 January 2023 By Admin

HPV, atau human papillomavirus adalah virus yang umum menjangkit pada pria maupun Wanita. Meskipun kebanyakan kasus infeksi HPV tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, beberapa jenis virusnya dapat mengakibatkan penyakit yang serius seperti kanker serviks pada wanita dan kutil kelamin serta beberapa jenis kanker lainnya pada pria.

Salah satu cara paling efektif untuk melindungi diri dari HPV adalah dengan vaksinasi. Vaksin HPV direkomendasikan bagi pria dan wanita, mulai dari usia 11 atau 12, sebelum aktif secara seksual. Vaksinnya diberikan sebanyak 2 sampai 3 suntikkan dan paling efektif saat diberikan sebelum terpapar dari virusnya.

Meskipun vaksin HPV telah terbukti efektif, namun cakupan vaksinasinya di kalangan remaja masih rendah. Rendahnya kesadaran, pemahaman, dan edukasi mengenai potensi risiko dari infeksi HPV sepertinya menjadi masalah yang harus ditangani oleh seluruh lapisan masyarakat. Kondisi ini membuat pemerintah Indonesia mulai mencanangkan program vaksinasi HPV bagi anak usia 11 dan 12 tahun dan kabarnya, program ini akan segera diluncurkan di tahun 2023 ini. Dengan adanya program vaksinasi HPV secara menyeluruh ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan ikut tumbuh, sembari melindungi generasi muda dari penyakit-penyakit berbahaya yang bisa ditimbulkan oleh virus tersebut.

Kanker-kanker pada Pria yang Dipicu oleh Infeksi HPV

Salah satu alasan utama dalam mempromosikan vaksin HPV sejak dini, adalah karena virus ini mampu mengakibatkan kanker lain, tidak hanya kanker serviks. Salah satunya adalah kanker orofaring. Kanker yang menyerang tenggorokan dan lidah ini mengalami peningkatan jumlah kasus dalam beberapa tahun belakangan dan telah dipastikan hubungannya berkaitan dengan infeksi HPV pada pria. Pada seluruh kasus kanker orofaring pada pria yang diketahui sejauh ini, 70% nya disebabkan oleh infeksi HPV. Dengan divaksinasi, risiko kemungkinan tumbuhnya kanker ini dapat berkurang 90%

Alasan lainnya dalam pemberian vaksin HPV pada remaja, adalah supaya mereka memiliki kekebalan terhadap virusnya dan dapat melindungi partnernya di masa depan kelak. HPV dapat menular melalui kontak seksual dan risiko penularan HPV kepada pasangannya nanti dapat berkurang drastis jika seseorang sudah mendapatkan vaksin ini.