Rabu, 21 Desember 2022 By dr. Kristo

Olahraga Setelah Divaksin – Meskipun final piala dunia sudah berakhir, demam Sepak bola masih melanda berbagai kalangan di dunia. Yuk gunakan semangat ini untuk meningkatkan aktivitas fisik kita dengan berolahraga, supaya makin fit menjelang musim liburan. Salah satu pertanyaan yang lumayan sering ditanyakan oleh pasien inHarmony Clinic adalah apakah ada pantangan setelah vaksinasi? salah satunya : kalau sudah vaksin, boleh olahraga atau tidak?

Sebelum kita menjawab mengenai apakah boleh olahraga setelah divaksin, yuk kita simak sebentar video di bawah ini, ini adalah momen dimana prof. Hingky menjawab pertanyaan mengenai vaksinasi dan tape :

Sepertinya memang lucu, namun pertanyaan seperti ini sering kami terima. Edukasi mengenai vaksin dan imunisasi memang masih tergolong minim di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Yang jadi pertanyaan sekarang, terutama bagi yang tengah ikuti program vaksinasi tertentu, termasuk vaksinasi covid19, apakah kegiatan olahraga atau aktivitas fisik, dikurangi dulu atau perlu dihentikan sementara atau bagaimana?

Olahraga Setelah Divaksin : Perhatikan Hal ini!

Olahraga adalah bentuk khusus dari aktivitas fisik yang terencana, untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh, yang melibatkan ketrampilan. Contoh berenang, bola basket, sepakbola. Aktivitas fisik lainnya yang cukup sering kita lakukan misalnya berjalan kaki, bersepeda, rekreasi, menari, dan sebagainya. Sebuah penelitian baru2 ini, menunjukkan bukti bahwa aktivitas fisik atau olah raga yang teratur, justru bisa meningkatkan efektivitas vaksin.

Wah jadi memang tidak ada larangan untuk olahraga setelah vaksinasi. Bahkan efektivitas vaksin bisa lebih meningkat jika kita rutin berolahraga. Yang patut menjadi perhatian, vaksinasi memiliki karakteristik dan efek simpang berbeda-beda. Ada vaksin yang lebih tinggi tingkat kekentalannya, sehingga lebih pegal setelah disuntik (seperti misalnya astra zeneca, jika dibandingkan vaksin covid lainnya). Ada juga vaksinasi yang efek simpangnya menyebabkan demam. Jika gejala-gejala tersebut muncul setelah Anda divaksin, maka umumnya dianjurkan bagi Anda untuk beristirahat hingga kondisi tubuh membaik. Ini demi supaya gejala yang ada tidak berpotensi makin parah karena tubuh kelelahan setelah berolahraga.

Enjoy your exercise ..and stay healthy !!

dr. Kristo

Lulus sebagai dokter spesialis penyakit dalam, muncul hasrat dalam diri dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPD, MBA dalam mendalami bidang vaksinasi. Semangat ini mendorongnya dalam membangun klinik vaksinasi pertama di Indonesia, inHarmony Clinic pada tahun 2011. Bersama inHarmony Clinic, kini ia mengimplementasi 3 layanan tambahan: Medical Check Up, Genetic Testing, dan Nutrition Support. Memimpin transformasi inHARMONY menjadi klinik preventif pertama di Indonesia dengan semangat dan integritas yang tinggi