Kamis, 04 September 2025 By inHARMONY Group

Hepatitis A adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus HAV (Hepatitis A Virus) dan menyebar terutama melalui makanan atau air yang terkontaminasi feses penderita. Di Indonesia, dengan keragaman kondisi sanitasi yang masih besar antar wilayah, hepatitis A tetap menjadi ancaman nyata — terutama bagi mereka yang sering bepergian atau mengonsumsi makanan dari sumber yang tidak terjamin kebersihannya.

Apa Bedanya Hepatitis A dengan Hepatitis B dan C?

Meski nama ketiganya mirip, perbedaannya sangat signifikan. Hepatitis B dan C adalah infeksi kronis yang bisa berlangsung seumur hidup dan berujung pada sirosis atau kanker hati. Hepatitis A, sebaliknya, adalah infeksi akut yang biasanya sembuh sendiri dalam beberapa minggu tanpa menjadi kronis.

Yang membuat hepatitis A tetap berbahaya adalah beratnya gejala akut yang bisa dialami — terutama pada orang dewasa dan lansia — serta kemampuannya menyebar dengan sangat cepat di komunitas melalui rantai makanan. Wabah hepatitis A di sekolah, restoran, dan komunitas keagamaan pernah terjadi di Indonesia.

Gejala Hepatitis A

  • Demam, kelelahan ekstrem, dan hilang nafsu makan (fase awal, sering dikira flu)
  • Mual, muntah, dan nyeri perut kanan atas
  • Urin berwarna gelap seperti teh pekat
  • Feses berwarna pucat keabu-abuan
  • Kuning (jaundice) — kulit dan mata menguning akibat bilirubin menumpuk

Pada anak-anak di bawah 6 tahun, infeksi sering tidak bergejala atau sangat ringan. Namun mereka tetap menularkan virus kepada orang dewasa di sekitar mereka yang bisa mengalami sakit lebih berat.

Siapa yang Paling Perlu Vaksin Hepatitis A?

Anak Usia di Atas 1 Tahun

Rekomendasi IDAI memasukkan hepatitis A sebagai vaksin yang dianjurkan mulai usia 12 bulan, mengingat anak kecil adalah sumber penularan yang signifikan meski sering tidak bergejala.

Pelancong Internasional

Terutama yang bepergian ke negara berkembang dengan sanitasi terbatas, termasuk dalam konteks umrah dan ibadah haji di mana makanan dari berbagai sumber dikonsumsi.

Orang dengan Penyakit Hati Kronis

Infeksi hepatitis A pada penderita hepatitis B kronis atau sirosis bisa menyebabkan acute-on-chronic liver failure yang sangat serius.

Tenaga Kesehatan dan Pekerja Sanitasi

Berpotensi terpapar virus melalui kontak dengan pasien atau limbah yang terkontaminasi.

Jadwal Vaksinasi Hepatitis A

  • Dosis 1: mulai usia 12 bulan
  • Dosis 2: 6 bulan setelah dosis pertama

Dua dosis memberikan perlindungan jangka panjang — studi menunjukkan antibodi bisa bertahan 20–30 tahun bahkan mungkin seumur hidup. Tidak ada booster yang diperlukan setelah seri dua dosis selesai.

💡 Tips Perjalanan: Jika Anda berencana umrah atau perjalanan internasional, idealnya seri hepatitis A sudah dimulai minimal 6 bulan sebelum keberangkatan agar kedua dosis selesai. Jika tidak sempat, minimal satu dosis sebelum berangkat sudah memberikan perlindungan awal yang baik.

Apakah Vaksin Hepatitis A Tersedia di Program Nasional?

Vaksin hepatitis A belum termasuk dalam program imunisasi nasional wajib Indonesia dan hanya tersedia sebagai vaksin rekomendasi di fasilitas swasta. Meskipun demikian, biayanya relatif terjangkau dan jauh lebih murah dari biaya pengobatan dan absensi kerja akibat sakit hepatitis A yang bisa berlangsung hingga beberapa minggu.

FAQ: Vaksin Hepatitis A

Apakah seseorang yang pernah kena hepatitis A perlu divaksin? Tidak. Infeksi hepatitis A alami memberikan kekebalan seumur hidup. Tes antibodi anti-HAV IgG bisa dilakukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang sudah pernah terinfeksi.

Bolehkah vaksin hepatitis A diberikan bersamaan dengan vaksin hepatitis B? Ya. Bahkan tersedia vaksin kombinasi hepatitis A+B (Twinrix) yang diberikan dalam 3 dosis untuk efisiensi.

Berapa biaya vaksin hepatitis A di klinik swasta? Berkisar antara Rp250.000–Rp600.000 per dosis tergantung fasilitas dan merek vaksin yang digunakan.

inHARMONY Group