Vaksin BCG untuk Bayi: Fungsi, Jadwal & Keamanan

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi persoalan kesehatan besar di Indonesia, dan bayi serta anak kecil termasuk kelompok yang paling rentan. Karena itu, banyak orang tua mendengar tentang vaksin BCG pada bulan-bulan pertama kehidupan si kecil, tetapi tidak sedikit yang masih bertanya: sebenarnya vaksin ini melindungi dari apa, kapan diberikan, dan apakah aman?

Foto: Julien Harneis from Sana’a, Yemen / Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0)

Jawaban singkat: Vaksin BCG adalah imunisasi untuk mencegah tuberkulosis, terutama bentuk yang berat pada bayi dan anak seperti TBC meningitis. Di Indonesia, BCG termasuk imunisasi dasar yang diberikan pada bayi di bawah 1 tahun, dan WHO menekankan pentingnya pemberian dosis saat lahir. Jadwal tepatnya sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anak.

Apa Itu Vaksin BCG?

BCG (Bacillus Calmette-Guérin) adalah vaksin untuk penyakit tuberkulosis. Menurut CDC, vaksin ini umumnya diberikan pada bayi atau anak kecil di negara dengan beban TBC yang tinggi, dan berperan melindungi dari bentuk TBC yang berat seperti TBC meningitis. Perlu dipahami juga bahwa CDC menyebut efektivitas BCG terhadap TBC paru pada orang dewasa bervariasi, sehingga fokus utama vaksin ini memang pada perlindungan anak.

Mengapa Bayi di Indonesia Perlu Mendapat BCG?

Menurut WHO, pada tahun 2024 Indonesia menyumbang sekitar 10% kasus baru TBC dunia, terbesar kedua setelah India. WHO juga mencatat bahwa bayi dan anak kecil memiliki risiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi sakit TBC jika terinfeksi, dan bahwa vaksin BCG yang diberikan pada bayi membantu mencegah kematian akibat TBC serta melindungi anak dari bentuk penyakit yang serius.

Karena bayi kerap tertular dari orang dewasa di sekitarnya, perlindungan lewat imunisasi menjadi salah satu lapisan pencegahan yang penting, di samping skrining dan pengobatan anggota keluarga yang sakit. Bagi orang tua yang ingin memahami urutan imunisasi lainnya, Anda dapat membaca panduan imunisasi bayi dan anak di inHarmony Clinic.

Kapan Vaksin BCG Diberikan?

WHO dalam makalah posisinya tahun 2018 menegaskan kembali pentingnya dosis BCG saat lahir. Sementara itu, Kemenkes RI melalui platform Ayo Sehat mencantumkan BCG dalam tahap imunisasi bayi usia 0–6 bulan dan menyebut pemberian sekitar usia 2–3 bulan. Tabel jadwal IDAI mencantumkan BCG untuk anak di bawah 1 tahun.

Karena rekomendasi dapat berbeda sedikit antar sumber dan bergantung pada kondisi bayi, waktu pemberian yang paling tepat sebaiknya ditentukan bersama dokter anak. Jika jadwal terlewat, IDAI menekankan bahwa imunisasi yang tertunda sebaiknya segera dikejar, bukan dihentikan.

Hal yang Perlu Diketahui Orang Tua

Pengaruh pada tes TBC

CDC menjelaskan bahwa BCG dapat menyebabkan hasil positif palsu pada tes kulit tuberkulin, dan reaksi pada anak yang divaksin saat bayi dapat bertahan sekitar dua tahun. Untuk orang yang pernah divaksin BCG, tes darah (IGRA) lebih diutamakan karena tidak dipengaruhi vaksin ini. Beri tahu dokter bila anak Anda pernah mendapat BCG sebelum menjalani tes TBC.

Siapa yang perlu berhati-hati?

Menurut CDC, BCG tidak dianjurkan bagi orang dengan gangguan sistem imun atau yang berisiko mengalaminya, maupun ibu hamil. WHO juga memberikan panduan khusus untuk anak yang terinfeksi HIV. Bila bayi memiliki kondisi medis tertentu, diskusikan dengan dokter sebelum imunisasi.

Pencegahan TBC tidak berhenti di vaksin

Vaksin hanyalah salah satu bagian pencegahan. Pemeriksaan kesehatan berkala untuk seluruh anggota keluarga juga membantu, misalnya melalui medical check-up, terutama bila ada anggota rumah yang batuk berkepanjangan.

FAQ Seputar Vaksin BCG

Apakah vaksin BCG mencegah TBC sepenuhnya?

Tidak sepenuhnya. BCG terutama melindungi anak dari bentuk TBC yang berat. CDC menyebut efektivitasnya terhadap TBC paru dewasa bervariasi, sehingga langkah pencegahan lain tetap penting.

Apakah BCG diberikan lebih dari satu kali?

CDC mencatat bahwa dosis berulang meningkatkan sensitivitas tes kulit tuberkulin dan lama reaksinya. Tanyakan kepada dokter anak mengenai kebutuhan dosis pada anak Anda.

Apakah BCG diberikan pada orang dewasa?

Di Amerika Serikat, CDC hanya mempertimbangkannya pada situasi tertentu dan dengan konsultasi pakar TBC. Di Indonesia, BCG terutama diberikan pada bayi. Orang dewasa sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Apakah anak yang terlambat BCG masih bisa divaksin?

Tabel jadwal IDAI mencantumkan BCG untuk usia di bawah 1 tahun. Jika terlambat, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk menentukan langkah terbaik.

Jika Anda ingin berdiskusi mengenai jadwal imunisasi si kecil, tim kami siap membantu melalui info@inharmonyclinic.com, atau Anda bisa melihat daftar klinik inHarmony terdekat.

Sumber

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top