Kamis, 19 Februari 2026 By inHARMONY Group


Vaksinasi Saat Puasa
– Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun, banyak pertanyaan yang muncul ketika datang waktu untuk melakukan vaksinasi—baik untuk anak-anak yang sedang mengikuti jadwal imunisasi rutin, maupun untuk orang dewasa yang memerlukan vaksin tertentu seperti vaksin influenza atau vaksin umrah.

Pertanyaan yang paling sering diajukan: “Bolehkah vaksinasi saat puasa? Apakah suntikan vaksin membatalkan puasa?” Mari kita bahas secara lengkap dan tuntas dalam artikel ini.

Hukum Vaksinasi Saat Puasa Menurut Pandangan Ulama

Kabar baik untuk Anda yang ingin atau perlu melakukan vaksinasi di bulan Ramadan: sebagian besar ulama kontemporer sepakat bahwa vaksinasi melalui suntikan TIDAK membatalkan puasa.

Alasan utamanya adalah vaksin diberikan melalui suntikan intramuskular (ke dalam otot) atau subkutan (di bawah kulit), bukan melalui jalur yang biasanya dikategorikan membatalkan puasa seperti mulut, hidung, atau saluran pencernaan.

Beberapa referensi fatwa terkait:

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa suntikan untuk pengobatan atau pencegahan penyakit tidak membatalkan puasa
  • Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah menegaskan bahwa suntikan ke pembuluh darah atau otot tidak membatalkan puasa
  • Lajnah Daimah (Komite Tetap Fatwa Arab Saudi) juga memberikan pendapat serupa bahwa suntikan obat atau vaksin tidak termasuk hal yang membatalkan puasa

Mengapa Vaksinasi Tidak Membatalkan Puasa?

Untuk memahami lebih dalam, mari kita lihat kriteria hal-hal yang membatalkan puasa. Puasa batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang-lubang tertentu (mulut, hidung) yang kemudian sampai ke perut atau rongga tubuh utama.

Vaksin yang disuntikkan ke otot lengan atau paha:

  • Tidak masuk melalui mulut atau hidung
  • Tidak masuk ke saluran pencernaan
  • Bertujuan untuk membangun sistem kekebalan tubuh, bukan memberikan nutrisi
  • Jumlahnya sangat sedikit (biasanya 0,5-1 ml)

Oleh karena itu, berdasarkan kaidah fiqih, vaksinasi melalui suntikan tidak tergolong dalam hal yang membatalkan puasa.

Jenis Vaksinasi yang Aman Dilakukan Saat Puasa

Hampir semua jenis vaksinasi yang diberikan melalui suntikan aman dilakukan saat berpuasa, termasuk:

  • Vaksin untuk bayi dan anak: DPT, polio (injeksi), hepatitis B, MMR, varicella, dan lainnya
  • Vaksin dewasa: Influenza, hepatitis A & B, HPV, pneumonia, tetanus
  • Vaksin perjalanan: Meningitis, demam kuning, tifoid
  • Vaksin umrah/haji: Meningitis kuadrupel (ACYW), influenza, COVID-19
  • Vaksin pencegahan penyakit: Dengue (DBD), rabies (pasca gigitan)

Pengecualian:

Vaksin polio tetes (OPV) yang diberikan melalui mulut sebaiknya diberikan saat berbuka puasa karena melewati mulut dan tertelan. Namun, vaksin polio injeksi (IPV) tetap boleh dilakukan saat puasa.

Waktu Terbaik untuk Vaksinasi di Bulan Ramadan

Meskipun vaksinasi tidak membatalkan puasa, beberapa orang lebih memilih untuk vaksinasi di waktu tertentu agar lebih nyaman secara psikologis. Berikut panduan waktu yang bisa Anda pertimbangkan:

  • Setelah berbuka puasa (setelah Maghrib): Ini adalah waktu paling populer karena Anda sudah tidak berpuasa dan bisa makan/minum jika ada efek samping ringan seperti pusing atau lemas
  • Saat sahur (sebelum imsak): Pilihan bagus jika klinik buka lebih awal, sehingga Anda masih bisa mengonsumsi makanan/minuman sebelum memulai puasa
  • Siang hari saat puasa: Sepenuhnya boleh dan sah dilakukan. Ini bahkan lebih praktis jika Anda memiliki jadwal padat di waktu berbuka atau sahur
  • Weekend atau hari libur: Memberikan waktu istirahat yang cukup setelah vaksinasi tanpa harus langsung beraktivitas berat

Efek Samping Vaksinasi Saat Puasa: Apa yang Perlu Diwaspadai?

Efek samping vaksinasi umumnya sama, baik dilakukan saat puasa maupun tidak. Namun, karena tubuh tidak mendapat asupan makanan/minuman selama berpuasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Nyeri di area suntikan: Ini normal dan biasanya hilang dalam 1-2 hari
  • Demam ringan: Minum air putih yang cukup saat berbuka dan sahur untuk mencegah dehidrasi
  • Pusing atau lemas: Istirahat yang cukup dan jangan langsung beraktivitas berat setelah vaksinasi
  • Mual: Jarang terjadi, tapi jika muncul, pastikan makan makanan bergizi saat berbuka

Tips mengatasi efek samping:

  • Perbanyak asupan air putih saat berbuka hingga sahur (minimal 8 gelas)
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang dengan protein cukup
  • Istirahat yang cukup dan hindari begadang
  • Kompres hangat area suntikan jika terasa nyeri

Pertimbangan Khusus untuk Anak-Anak

Jadwal imunisasi bayi dan anak tidak boleh tertunda hanya karena bulan Ramadan. Sistem kekebalan tubuh anak perlu dibangun tepat waktu sesuai usia mereka. Beberapa pertimbangan untuk orang tua:

  • Bayi di bawah 2 tahun yang belum berpuasa: Tidak ada masalah sama sekali untuk divaksinasi kapan pun
  • Anak usia 7-12 tahun yang sudah mulai berpuasa: Vaksinasi tetap aman dilakukan saat puasa, atau bisa dijadwalkan setelah berbuka jika anak lebih nyaman
  • Pastikan anak mendapat asupan nutrisi yang baik saat sahur dan berbuka untuk mendukung pembentukan antibodi pasca-vaksinasi

Vaksinasi Umrah di Bulan Ramadan

Banyak jemaah yang merencanakan umrah di bulan Ramadan. Persiapan vaksinasi untuk umrah sangat penting dan tidak boleh ditunda. Berikut yang perlu Anda ketahui:

  • Vaksin meningitis WAJIB dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan
  • Vaksin influenza dan COVID-19 sangat direkomendasikan untuk melindungi Anda di tengah kerumunan jutaan jemaah
  • Vaksinasi saat puasa TIDAK MEMBATALKAN puasa Anda, jadi tidak ada alasan untuk menunda
  • inHarmony Clinic menyediakan paket lengkap vaksinasi umrah dengan sertifikat E-ICV yang terintegrasi dengan sistem Arab Saudi

Layanan Vaksinasi Ramadan di inHarmony Clinic

inHarmony Clinic memahami kebutuhan khusus umat Muslim di bulan Ramadan. Oleh karena itu, kami menyediakan:

  • Jadwal fleksibel: Layanan vaksinasi tersedia di jam-jam yang nyaman, termasuk setelah berbuka puasa
  • Konsultasi gratis: Tim medis kami siap memberikan konsultasi seputar vaksinasi dan puasa
  • Vaksin lengkap: Tersedia semua jenis vaksin untuk bayi, anak, dewasa, dan golden age
  • Lokasi strategis: Cabang klinik di berbagai kota untuk kemudahan akses Anda
  • Protokol kesehatan ketat: Lingkungan klinik yang bersih dan nyaman untuk seluruh keluarga

Kesimpulan: Vaksinasi dan Puasa Bisa Berjalan Beriringan

Vaksinasi melalui suntikan TIDAK membatalkan puasa dan sepenuhnya aman dilakukan di bulan Ramadan. Kesehatan adalah amanah yang harus dijaga, dan vaksinasi adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita dari penyakit.

Jangan biarkan jadwal vaksinasi Anda atau keluarga tertunda hanya karena keraguan. Segera hubungi inHarmony Clinic untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan jadwalkan vaksinasi Anda dengan nyaman di bulan penuh berkah ini.

Sehat di Ramadan, berkah sepanjang tahun. Hubungi inHarmony Clinic sekarang!

inHARMONY Group