Banyak orang dewasa mengira vaksin hepatitis B hanya untuk bayi baru lahir. Padahal, otoritas kesehatan di Amerika Serikat kini merekomendasikan vaksinasi hepatitis B untuk hampir semua orang dewasa — dan Indonesia sendiri termasuk salah satu negara dengan beban hepatitis B tertinggi di dunia.
Foto: Whispyhistory / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)
Jawaban singkat: Ya, sebagian besar orang dewasa yang belum pernah divaksin sebaiknya mempertimbangkan vaksin hepatitis B sekarang. Sejak 2022, CDC/ACIP di Amerika Serikat merekomendasikan vaksinasi hepatitis B universal untuk seluruh orang dewasa usia 19–59 tahun, tanpa perlu penilaian faktor risiko terlebih dahulu. Ini relevan bagi Indonesia karena menurut Kemenkes RI, Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia untuk jumlah kasus hepatitis B, dan penyakit ini paling banyak menyerang orang dewasa di Indonesia.
Kenapa Rekomendasinya Berubah Jadi “Universal”?
Sebelumnya, vaksinasi hepatitis B pada orang dewasa di banyak negara didasarkan pada penilaian faktor risiko individu (misalnya tenaga kesehatan, pengguna jarum suntik, atau orang dengan pasangan berisiko). Namun, pada April 2022, Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) AS memperbarui rekomendasinya menjadi vaksinasi universal untuk seluruh orang dewasa usia 19–59 tahun.
Alasannya, cakupan vaksinasi hepatitis B pada orang dewasa selama ini masih belum optimal, sehingga membatasi upaya menurunkan angka infeksi baru. Vaksinasi universal dianggap dapat menyederhanakan proses (tanpa perlu skrining atau pengungkapan faktor risiko yang bisa terasa tidak nyaman bagi sebagian orang) sekaligus berpotensi meningkatkan cakupan vaksinasi secara keseluruhan. Vaksinasi hepatitis B juga tetap direkomendasikan bagi orang dewasa usia 60 tahun ke atas yang memiliki faktor risiko.
Bagaimana Situasi Hepatitis B di Indonesia?
Menurut WHO, sepuluh negara — termasuk Indonesia — menyumbang 69% kematian akibat hepatitis B di dunia pada 2024. Kemenkes RI turut mencatat Indonesia berada di peringkat ke-4 dunia untuk jumlah kasus hepatitis B, dengan sekitar 6,7 juta penduduk Indonesia diperkirakan terinfeksi hepatitis B, dan penyakit ini paling banyak menyerang kelompok dewasa.
Kabar baiknya, prevalensi hepatitis B di Indonesia menunjukkan tren penurunan — dari 7,1% pada 2013 menjadi 2,4% pada 2023 — seiring penguatan program vaksinasi, terutama vaksinasi bayi baru lahir. Kemenkes RI mewajibkan setiap bayi baru lahir di Indonesia menerima vaksin hepatitis B dalam 24 jam pertama untuk mencegah penularan dari ibu ke anak, dan pemerintah menargetkan penurunan 90% infeksi baru serta 65% kematian akibat hepatitis pada 2030 sebagai bagian dari agenda eliminasi hepatitis global.
Namun, program vaksinasi bayi baru lahir secara masif baru berjalan optimal dalam dekade terakhir — artinya banyak orang dewasa di Indonesia saat ini, terutama yang lahir sebelum program tersebut merata, kemungkinan besar belum pernah menerima vaksin hepatitis B sama sekali.
Kenapa Hepatitis B Berbahaya?
Menurut WHO, infeksi hepatitis B kronis dapat menyebabkan sirosis (pengerasan hati) dan kanker hati (karsinoma hepatoselular) — dua kondisi yang menjadi penyebab utama dari sekitar 1,1 juta kematian akibat hepatitis B di dunia pada 2024. Karena banyak orang dengan infeksi kronis tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun, banyak yang tidak menyadari status infeksinya hingga muncul komplikasi serius pada hati.
Siapa yang Sebaiknya Vaksin Hepatitis B Sekarang?
Berdasarkan rekomendasi CDC/ACIP, kelompok berikut sebaiknya mempertimbangkan vaksinasi hepatitis B bila belum pernah divaksin atau tidak yakin dengan riwayat imunisasinya:
- Semua orang dewasa usia 19–59 tahun (rekomendasi universal, tanpa perlu penilaian faktor risiko).
- Orang dewasa di atas 59 tahun dengan faktor risiko, seperti tenaga kesehatan, pasangan yang akan menikah, atau orang dengan risiko paparan darah/cairan tubuh.
- Calon pengantin, sebagai bagian dari persiapan kesehatan pranikah, karena hepatitis B dapat menular melalui hubungan seksual maupun dari ibu ke bayi saat persalinan.
FAQ Seputar Vaksin Hepatitis B untuk Dewasa
Apakah orang dewasa masih perlu vaksin hepatitis B jika sudah divaksin saat bayi?
Bila riwayat imunisasi lengkap sudah terkonfirmasi, umumnya tidak perlu diulang. Namun bagi yang tidak yakin atau tidak memiliki catatan riwayat imunisasi, CDC merekomendasikan vaksinasi ulang karena vaksinasi hepatitis B terbukti aman meski diberikan pada orang yang sebenarnya sudah kebal.
Kenapa rekomendasi vaksin hepatitis B dewasa berubah jadi universal?
Karena cakupan vaksinasi dewasa berdasarkan penilaian faktor risiko dinilai belum optimal, sehingga ACIP AS pada 2022 memperluas rekomendasinya menjadi vaksinasi universal untuk usia 19–59 tahun guna meningkatkan cakupan perlindungan.
Apakah hepatitis B bisa dicegah dengan vaksin?
Ya, vaksin hepatitis B terbukti efektif mencegah infeksi dan menjadi strategi utama global dalam menurunkan kasus infeksi baru serta risiko komplikasi jangka panjang seperti sirosis dan kanker hati.
Kenapa Indonesia perlu memperhatikan hepatitis B pada orang dewasa?
Karena menurut Kemenkes RI, Indonesia berada di peringkat ke-4 dunia untuk kasus hepatitis B, dan penyakit ini paling banyak menyerang kelompok dewasa, sebagian besar akibat belum meratanya vaksinasi pada generasi yang lahir sebelum program imunisasi bayi berjalan optimal.
Apakah vaksin hepatitis B aman untuk semua orang?
Vaksin ini umumnya aman bagi kebanyakan orang. Namun seperti vaksin lain, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, terutama bila memiliki riwayat alergi atau kondisi kesehatan tertentu.
Sumber
- CDC/ACIP – Universal Hepatitis B Vaccination in Adults Aged 19–59 Years: Updated ACIP Recommendations, 2022
- WHO – Hepatitis B Fact Sheet
- Kementerian Kesehatan RI – Putuskan Penularan, Wujudkan Indonesia Bebas Hepatitis 2030
Belum yakin dengan status vaksinasi hepatitis B Anda? Tim inHarmony Clinic siap membantu Anda berkonsultasi dan melengkapi vaksinasi melalui layanan Vaksin Dewasa atau Vaksin Hepatitis B Premarital. Hubungi kami di info@inharmonyclinic.com atau temukan klinik terdekat melalui daftar lokasi inHarmony Clinic.
