Ibadah umrah adalah perjalanan fisik sekaligus spiritual. Ribuan kilometer perjalanan, iklim ekstrem Makkah yang panas dan kering, serta kepadatan jutaan jamaah dari seluruh dunia menjadikan persiapan kesehatan bukan sekadar formalitas — melainkan keharusan. Jamaah yang sehat bisa beribadah lebih khusyuk dan pulang dengan selamat. Inilah dia beberapa langkah persiapan kesehatan umrah bagi Anda. Semoga bermanfaat :
Langkah 1: Vaksinasi Wajib dan Anjuran
Vaksin Wajib
- Meningitis ACYW135 — syarat visa, diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan
Vaksin yang Sangat Dianjurkan
- Influenza — diberikan 2 minggu sebelum keberangkatan, sangat penting mengingat ISPA adalah penyakit paling umum di antara jamaah
- Pneumonia (PCV13/PPSV23) — terutama untuk jamaah usia di atas 65 tahun atau dengan penyakit kronis
- COVID-19 — sesuai kebijakan Arab Saudi terkini, periksa persyaratan terbaru sebelum berangkat
Langkah 2: Medical Check-Up Sebelum Berangkat
Idealnya dilakukan 1–2 bulan sebelum keberangkatan. Pemeriksaan yang dianjurkan meliputi:
- Tekanan darah dan EKG — terutama untuk jamaah dengan riwayat hipertensi atau jantung
- Gula darah — penderita diabetes perlu penyesuaian dosis obat selama perjalanan panjang
- Fungsi paru — bagi jamaah dengan asma atau PPOK
- Pemeriksaan umum dan konsultasi dokter tentang kondisi kronis yang ada
Langkah 3: Manajemen Obat-obatan
Siapkan obat-obatan pribadi dalam jumlah cukup untuk seluruh perjalanan ditambah cadangan beberapa hari. Bawa dalam kemasan asli dengan label yang jelas, terutama jika obat tersebut masuk kategori narkotika atau psikotropika.
- Obat tekanan darah / diabetes / jantung — jangan terputus
- Parasetamol dan ibuprofen — untuk demam dan nyeri
- Antidiare dan oralit — perubahan makanan sering menyebabkan masalah pencernaan
- Antihistamin — untuk alergi dan gatal
- Salep antibiotik dan plester — untuk luka kecil
- Obat batuk dan pelega tenggorokan — ISPA sangat umum di Makkah
Langkah 4: Kondisi Fisik Sebelum Berangkat
Umrah secara fisik cukup menuntut — thawaf 7 putaran di Ka’bah, sa’i antara Shafa dan Marwah, dan sering berjalan jauh dalam cuaca panas. Mulailah melatih fisik setidaknya 2–3 bulan sebelum keberangkatan:
- Biasakan berjalan kaki 30–60 menit setiap hari
- Tingkatkan asupan cairan untuk mempersiapkan tubuh terhadap cuaca panas
- Istirahat cukup dan tidur teratur menjelang keberangkatan
Langkah 5: Dokumentasi Kesehatan
- Bawa ICV (kartu vaksin meningitis) asli
- Fotokopi resep obat rutin
- Surat keterangan dokter untuk obat-obatan khusus
- Nomor kontak dokter atau klinik langganan Anda di Indonesia
💡 Saran: Gunakan dompet pinggang atau tas kecil yang selalu dibawa untuk menyimpan obat-obatan darurat, ICV, dan dokumen penting selama ibadah berlangsung.
FAQ: Persiapan Kesehatan Umrah
Apakah lansia dengan penyakit kronis boleh umrah? Boleh, dengan persiapan medis yang matang dan persetujuan dokter. Banyak jamaah lansia umrah dengan aman setiap tahunnya.
Bagaimana jika sakit saat di Makkah? Arab Saudi menyediakan layanan kesehatan gratis untuk jamaah umrah dan haji. Klinik tersedia di Masjidil Haram dan area hotel jamaah.






