Selasa, 10 Juni 2025 By inHARMONY Group

Menikah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup. Dan seperti keputusan besar lainnya, ia perlu dipersiapkan dengan informasi yang lengkap. Skrining pranikah adalah bagian dari persiapan itu — bukan untuk mencari alasan menghindari pernikahan, melainkan untuk memastikan fondasi keluarga yang akan dibangun adalah yang terkuat.

Mengapa Pasangan Muda Perlu Skrining Pranikah?

Generasi muda cenderung merasa sehat dan tidak melihat urgensi pemeriksaan medis. Padahal banyak kondisi serius — seperti thalassemia minor, hepatitis B, atau diabetes awal — tidak menunjukkan gejala apapun. Seseorang bisa terlihat sehat sempurna namun membawa kondisi yang berdampak pada keturunan atau keselamatan pasangan.

Di Indonesia, thalassemia adalah contoh nyata. Diperkirakan 3–8% populasi Indonesia adalah carrier thalassemia. Jika dua carrier menikah tanpa mengetahuinya, ada risiko 25% anak mereka lahir dengan thalassemia mayor yang membutuhkan transfusi darah seumur hidup.

Apa Saja yang Termasuk dalam Skrining Pranikah?

Pemeriksaan Fisik Umum

Pengukuran tekanan darah, berat badan, dan pemeriksaan fisik standar untuk mendeteksi masalah kesehatan yang belum terdiagnosis.

Panel Laboratorium Darah

  • Darah lengkap dan elektroforesis hemoglobin (deteksi thalassemia)
  • Golongan darah dan faktor Rhesus
  • Gula darah puasa dan HbA1c
  • Fungsi hati dan ginjal

Tes Penyakit Menular

  • HIV, sifilis, gonore, klamidia
  • Hepatitis B dan C
  • TORCH (Toxoplasma, Rubella, CMV, Herpes)

Pemeriksaan Tambahan untuk Wanita

  • Pap smear atau IVA test (deteksi lesi serviks)
  • USG pelvis jika ada indikasi
  • Pemeriksaan kesuburan dasar

Apakah Ada Regulasi Pranikah di Indonesia?

Kementerian Agama dan beberapa pemerintah daerah sudah mendorong skrining pranikah sebagai bagian dari bimbingan pra-nikah. Beberapa daerah bahkan mewajibkan tes tertentu sebagai syarat administrasi. Namun di tingkat nasional, ini masih bersifat anjuran, bukan kewajiban hukum.

Meski belum diwajibkan secara nasional, banyak klinik kesehatan menawarkan paket pranikah yang terjangkau dan komprehensif.

Bagaimana Jika Ditemukan Kondisi Tertentu?

Menemukan kondisi tertentu dalam skrining bukan akhir dari segalanya — justru awal dari perencanaan yang lebih baik. Pasangan dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis, memahami risiko, dan memilih langkah terbaik bersama. Konseling genetik, vaksinasi, atau pengobatan bisa dimulai jauh sebelum kehamilan pertama.

💡 Tips: Lakukan skrining bersama — bukan sendiri-sendiri. Hasilnya perlu dikonseling bersama dokter agar keduanya memahami implikasinya dan bisa membuat keputusan yang tepat sebagai pasangan.

FAQ: Skrining Pranikah Pasangan Muda

Berapa lama hasil skrining pranikah keluar? Sebagian besar hasil tersedia dalam 1–3 hari kerja. Beberapa tes seperti TORCH mungkin memerlukan waktu lebih lama.

Apakah skrining pranikah ditanggung BPJS? Sebagian pemeriksaan dasar bisa ditanggung jika ada indikasi medis. Paket skrining pranikah komprehensif umumnya belum ditanggung penuh oleh BPJS.

Kapan waktu terbaik melakukan skrining? Idealnya 3–6 bulan sebelum pernikahan agar ada cukup waktu untuk menindaklanjuti hasil yang ditemukan.

inHARMONY Group