
Vaksin untuk Lansia: 3 Vaksinasi Penting yang Sering Terlupakan di Usia Emas
Saat membahas imunisasi, perhatian kita biasanya tertuju pada bayi dan anak. Padahal, sistem kekebalan tubuh justru melemah seiring bertambahnya usia—kondisi yang disebut *immunosenescence*—sehingga lansia menjadi salah satu kelompok paling rentan terhadap penyakit infeksi serius, bahkan yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksin.
WHO dan CDC merekomendasikan tiga vaksin utama untuk orang berusia 60/65 tahun ke atas: vaksin influenza dosis tinggi, vaksin pneumokokus (PCV20) untuk mencegah pneumonia dan meningitis, serta vaksin herpes zoster (cacar api) untuk mencegah komplikasi saraf yang menyakitkan. Ketiganya dapat diberikan di klinik vaksinasi dewasa dan tidak memerlukan resep dokter spesialis, meski konsultasi tetap dianjurkan bagi lansia dengan penyakit penyerta.
Kenapa Lansia Perlu Perhatian Vaksinasi Khusus?
Menurut WHO, populasi lanjut usia di seluruh dunia terus bertambah, dan pendekatan imunisasi kini didorong ke arah *life-course approach*—vaksinasi tidak berhenti di masa kanak-kanak, tetapi berlanjut sepanjang hidup, termasuk di usia lanjut, sebagai bagian dari mendukung penuaan yang sehat (*healthy ageing*). WHO juga menegaskan pentingnya program vaksinasi lansia dalam posisi resminya mengenai vaksin herpes zoster yang diterbitkan Juli 2025.
Data burden penyakit menunjukkan mengapa hal ini penting. WHO mencatat sekitar 1 miliar kasus influenza musiman terjadi setiap tahun secara global, dengan 291.000 hingga 646.000 kematian akibat komplikasi pernapasannya—dan sekitar 67% kematian pernapasan terkait influenza terjadi pada kelompok usia 65 tahun ke atas. Risiko ini terus meningkat seiring usia, dengan angka kematian tertinggi pada kelompok di atas 70-85 tahun.
1. Vaksin Influenza Dosis Tinggi
CDC merekomendasikan lansia usia 65 tahun ke atas menerima vaksin influenza dosis tinggi (*high-dose*) atau vaksin dengan adjuvant, bukan vaksin influenza dosis standar seperti pada dewasa muda. Formulasi khusus ini dirancang untuk menghasilkan respons imun yang lebih kuat, mengingat sistem kekebalan lansia cenderung merespons vaksin standar dengan kurang optimal. Vaksin ini idealnya diberikan setiap tahun karena virus influenza terus bermutasi.
2. Vaksin Pneumokokus (PCV20)
Pneumonia dan infeksi pneumokokus lain seperti meningitis dan bakteremia menjadi ancaman serius bagi lansia, apalagi yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, atau PPOK. CDC kini merekomendasikan PCV20 (vaksin pneumokokus konjugasi 20-valen) sebagai dosis tunggal untuk seluruh dewasa usia 65 tahun ke atas, menggantikan skema kombinasi vaksin yang lebih rumit sebelumnya. Di Indonesia, Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI turut memperbarui rekomendasinya pada 2025 dengan mendorong penggunaan PCV20 untuk melindungi lansia dan populasi rentan lainnya.
3. Vaksin Herpes Zoster (Cacar Api)
Herpes zoster disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster yang sama dengan penyebab cacar air, dan risikonya meningkat tajam setelah usia 50 tahun akibat penurunan imunitas seluler. Selain ruam yang sangat nyeri, komplikasi seperti neuralgia pasca-herpetik (nyeri saraf berkepanjangan) bisa berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. WHO dalam posisi resminya menyatakan vaksin zoster rekombinan direkomendasikan sebagai bagian dari strategi imunisasi sepanjang hayat untuk mendukung kesehatan lansia, sementara pakar kesehatan umumnya merekomendasikan vaksin ini mulai usia 50 tahun, diberikan dalam dua dosis dengan jarak dua hingga enam bulan.
Vaksin Lain yang Juga Perlu Dipertimbangkan
Jadwal Imunisasi Dewasa 2025 dari Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI mencantumkan hingga 22 jenis vaksin yang direkomendasikan untuk kelompok dewasa dan lansia, disesuaikan dengan usia, riwayat vaksinasi sebelumnya, kondisi kesehatan, serta rencana bepergian (misalnya vaksin meningokokus untuk lansia yang berencana umroh atau haji). Karena kebutuhan tiap individu berbeda—apalagi jika memiliki komorbid—konsultasi dengan dokter atau tenaga vaksinator sebelum menentukan jadwal tetap dianjurkan.
Di Mana Bisa Vaksinasi untuk Lansia?
Layanan Vaksinasi Golden Age dari inHarmony Clinic dirancang khusus untuk kebutuhan imunisasi lanjut usia, tersedia di jaringan klinik inHarmony di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bandung, Surabaya, Madiun, Karawang, Makassar, Mataram, Lombok Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
FAQ Seputar Vaksin untuk Lansia
1. Vaksin apa saja yang wajib untuk lansia?
Tiga vaksin yang paling direkomendasikan WHO dan CDC untuk lansia adalah vaksin influenza (idealnya dosis tinggi), vaksin pneumokokus (PCV20), dan vaksin herpes zoster (cacar api). Kebutuhan tambahan dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
2. Mulai usia berapa sebaiknya vaksin herpes zoster diberikan?
Umumnya direkomendasikan mulai usia 50 tahun, diberikan dua dosis dengan jarak dua hingga enam bulan, karena risiko herpes zoster meningkat signifikan setelah usia tersebut.
3. Apakah vaksin influenza untuk lansia sama dengan untuk dewasa muda?
Tidak selalu. CDC merekomendasikan formulasi dosis tinggi atau vaksin dengan adjuvant khusus untuk usia 65 tahun ke atas, karena respons imun terhadap vaksin standar cenderung menurun seiring usia.
4. Apakah lansia dengan penyakit kronis seperti diabetes atau jantung tetap boleh divaksin?
Justru kelompok inilah yang paling dianjurkan untuk divaksinasi, karena penyakit penyerta meningkatkan risiko komplikasi berat dari infeksi seperti pneumonia dan influenza. Konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk menyesuaikan jadwal.
5. Apakah vaksin pneumokokus perlu diulang setiap tahun seperti vaksin influenza?
Tidak. Berbeda dengan influenza yang perlu diulang tiap tahun, vaksin pneumokokus PCV20 pada lansia umumnya cukup diberikan sebagai dosis tunggal, sesuai rekomendasi CDC terbaru.
Sumber
– CDC – Adult Immunization Schedule by Age
– WHO – Immunization Agenda 2030 dan posisi vaksin herpes zoster (Juli 2025)
– WHO – estimasi burden influenza musiman global
– Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI – Jadwal Imunisasi Dewasa 2025
Internal Link Suggestions
– layanan vaksinasi khusus lansia inHarmony
– jadwal vaksinasi dewasa lengkap
– medical check-up untuk skrining kondisi kesehatan sebelum vaksinasi
– daftar lengkap lokasi klinik inHarmony
Penutup
Punya orang tua atau anggota keluarga lansia yang belum pernah vaksin influenza, pneumonia, atau cacar api? Yuk mulai lindungi mereka lebih dini. Untuk informasi lebih lanjut seputar Vaksinasi Golden Age atau lokasi klinik terdekat, kunjungi List Clinic inHarmony atau hubungi kami di info@inharmonyclinic.com.







